Kalau kamu bisa jelasin KPI ini dengan bahasa sederhana, kamu langsung kelihatan beda dari pelamar lain.
1. Inventory accuracy
Seberapa cocok stok fisik dengan data sistem. Rumusnya: jumlah item yang cocok ÷ jumlah item yang dicek × 100%. Banyak gudang menargetkan di atas 98%.
2. Order accuracy
Persentase pesanan yang dikirim tanpa salah barang, salah jumlah, atau rusak. Kesalahan picking biasanya jadi penyebab utama.
3. OTIF (On Time In Full)
Pesanan yang sampai tepat waktu dan lengkap ÷ total pesanan. Telat sehari atau kurang satu item, dua-duanya dihitung gagal.
4. Dock-to-stock time
Waktu dari barang turun di dock sampai tersimpan dan siap dijual di sistem. Makin cepat, makin cepat barang bisa dipakai.
5. Order cycle time
Waktu dari pesanan masuk sampai barang dikirim. Ini yang paling kerasa buat customer.
6. Picking productivity
Jumlah baris pesanan (order lines) yang bisa diambil per orang per jam. Dipakai buat ngitung kebutuhan tenaga kerja.
Tips: tiap angka ini saling tarik-menarik. Kejar kecepatan picking terlalu keras, order accuracy bisa turun. Gudang yang bagus menjaga keseimbangannya.